(1) 

Engkau adalah puisi yang mencoba menyiasati hidup yang rancu

Tiada hari tanpa menuliskanmu adalah kota-kota yang dipaksa menampung banyak penduduk yang sewaktu-waktu akan meledak populasi


(2) 

Aku adalah hutan rimba raya

Aku adalah pohon-pohon kesepian yang rindang di antara bagian ketidaksempurnaan hidup yang senantiasa mencari ketenangan 


(3) 

Bertahan adalah laut yang kita buat untuk diarungi, meski kadang enggan berbagi perahu untuk berlayar ke panggal keabadian cinta dan cerita yang bahagia


(4) 

Waktu adalah buku sejarah yang akan kembali aku buka ketika rindu mengajakku membaca; menceritakan kita yang merupakan sepasang kekasih yang ego—tak mau mengerti dan memahami


(5) 

Apabila muasal kegagalan menjaga adalah kita yang saling mengunci mulut dan membisu tertimbun bahasa yang riuh

Maka kehilangan adalah kita terlahir menjadi kaktus yang menyimpan sedikit harapan di tengah padang pasir yang gersang